Tampilkan postingan dengan label 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2013. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Oktober 2013

Info loker PT. Kalbe Farma Tbk Terbaru SEPTEMBER 2013 - Apa kabar anda semuanya yng berada di Berita New Terbaru, semoga saja dalam keadaan baik-baik saja. Kami hadir untuk anda semua dalam rangka memberikan sebuah informasi loker terbaru yang akan kami hadirkan untuk anda.kami hadirkan berita ini lebih lanjut di bawah ini:

Info loker PT. Kalbe Farma Tbk Terbaru SEPTEMBER 2013
PT. Kalbe Farma Tbk
Deskripsi : PT. Kalbe Farma Tbk adalah salah satu perusahaan farmasi atau obat-obatan Indonesia yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. PT Kalbe Farma Tbk berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan kesehatan. Produk-produk unggulan PT Kalbe Farma Tbk yang saat ini banyak beredar di masyarakat diantaranya dengan merek: Promag, Neuraldin RX, Cerebrovit, Procold, Wood’s, Bioplacenton, Xon-ce, dan lai-lain.

Alamat : Alamat: Jalan MH Thamrin blok A3-1, Lippo Cikarang Bekasi 17037,Indonesia
No.Telp : (021)35999531

Lowongan yang dibutuhkan, Persyaratan, Alamat Surat, Tanggal Penutupan

Lowongan untuk : 1. Officer Development Program (ODP)
2. Manufacturing Supervisor (MS)
3. Staff Administrasi (SA)

Lokasi Kerja di : Jakarta,Surabaya,Yogjakarta,Semarang

Persyaratan : Persyaratan :

Are smart, resilient and active in organization
Are good at influencing people & are assertive
Pharmacist graduate with min. GPA 3.00
Have the guts to take the challenges


Instructure/basic technical training
Persyaratan :

Lulusan Profesi Apoteker.
Pengalaman minimal2 tahun dalam kegiatan produksi dan quality untuk sediaan solid, semi solid dan steril.
Punya minat terhadap kegiatan mengajar.
Pribadi yang menyenangkan dan komunikatif.
Memiliki cara berpikir yang sistematis.
Bersedia untuk penempatan di Pulogadung.


Quality Assurance Manager
Persyaratan :

Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree, Pharmacy/Pharmacology or equivalent.
Required skill(s): Quality Assurance.
At least 10 year(s) of working experience in the related field is required for this position.
Preferably Manager / Assistant Managers specializing in Quality Control/Assurance or equivalent. Full-Time position(s) available.


Group Leader
Persyaratan :

Male, Max 24 years old
Graduated from Diploma Pharmacy and Industrial Engineering
Highly interested and motivation in Industrial Pharmacy especially in Quality
Good leadership, interpersonal and communication skill
Ready to work with shift system


Analis
Persyaratan :

Male/Female, Max 24 years old
1 year experience is preferable
Graduated from SMAK or AKA
Highly interested and motivation in Industrial Pharmacy especially in Quality
Good knowledge analysis
Computer Literate
Good interpersonal and communication skill
Ready to work with shift system


Alamat Surat, dsb : Bagi Pelamar yang memenuhi persyaratan di atas:
Lamaran CV,Riwayat hidup,poto 3x4 warna,No Tlp/Hp
Di kirim ke :

Email : recruitment.kalbe@doctor.com

Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).

Tgl. Penutupan : 23 Sept 2013

Itulah tadi yang dapat Berita New terbaru sampaikan untuk anda tentang Info loker PT. Kalbe Farma Tbk Terbaru SEPTEMBER 2013.Kami mohon maaf jika ada kekeliruan dalam menuliskan info tersebut. Bagi anda yang berminat silahkan anda baca kriteria yang menjadi syarat dari perusahaan tersebut. Jika semuanya pas dengan persyaratnya, langsung saja lamarkan diri anda .Semoga dengan adanya informasi ini dapat memberikan sebuah masukan bagi anda yang sedang menganggur. Baca juga LOWNGAN PEKERJAAN Terbaru september 2013 cilegon yang kami sajikan di postingan sebelumnya.

Minggu, 27 Oktober 2013


Harga Pocket Kamera BenQ GH200 Agustus 2013 - Benq merilis kamera pocket atau kamera saku yang didesainagar mudah untuk dibawa, kamera jenis ini memang bukan difokuskan untuk seorang fotografer profesional.

Kamera BenQ GH200 dibekali layar seluas 2.7 inci dengan teknologi TFT LCD (230K) dan berbekal dengan 14.1 Megapixels didukung dengan objek bidik optikal hingga 12.5x, lebih sempurna dengan adanya fitur Anti-Shake (Optical Image Stabilizer) dan "deteksi wajah otomatis" seakan menjadi nilai tambah pada kamera besutan Benq ini.

Untuk harga sendiri Kamera BenQ GH200 tergolong dengan kamera pocket harga murah, pasalnya cukup merogoh kocek kossaran Rp. 1.199.000 anda sudah dapat membawa pulang kamera saku cantik ini.

SPESIFIAKSI Kamera BenQ GH200 :
14.1 Megapixels, Sony CCD Sensor, 24mm Wide-Angle Lens, Superior Wide 12.5X Optical Zoom, 4X Digital Zoom, 2.7-inch Color TFT LCD (230K), HD 720P Movie Recording with Sound, Anti-Shake (O.I.S) Technology, Super Macro 1cm, Smart Auto Focus Tracking, Smile Detection/Capture, Red Eye Fix, Blink Detection, Face Tracking, 21 Shooting Mode, Smart Scene Mode, Unique MagiQ Filter, SD/SDHC/SDXC Card Slot, Rechargeable Lithium Ion Battery.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Belum hilang dari kehebohan publik bahasa (sok) Intelek Vicky Prasetyo, MANTAN tunangan Zaskia "Gotik", yang menjadi parodi seantero negeri setelah video rekaman wawancaranya beredar di internet, kini rupanya Vickinisasi menular ke Syahrini.

Mungkin Anda masih ingat gaya meyakinkan pria asal Bekasi itu menyisipkan kata-kata intelek dan bahasa Inggris dalam setiap kalimat yang meluncur dari mulutnya. Tapi bukannya terlihat pintar, dia justru jadi bahan tertawaan.

Nah, Apa yang dialami Vicky, kini menimpa Syahrini. Mantan teman duet Anang Hermansyah itu sedang heboh diperbincangkan di dunia maya, terkait video wawancaranya dengan salah satu infotainment yang diunggah ke Youtube.

Video berdurasi 2 menit 35 detik itu diberi judul "Video Wawancara Sok Intelek Syahrini Terbaru 2013".

Sesuai judulnya, dalam rekaman wawancara tersebut terlihat beberapa penggunaan kata-kata yang janggal oleh pelantun lagu "Sesuatu" itu.

Contohnya, saat Syahrini menyebut kata "Comfort" menjadi "Comfy", kata "Mandarin" menjadi "Menderin", "Famous" menjadi "Vimes", dan "Speech" menjadi "Speechman".

Puncak kelucuan terjadi ketika Syahrini menyebut Indonesia sebagai bagian dari Asia Timur (harusnya Asia Tenggara).

"Kalau aku dibilang go international juga tidak lah ya. Ini kan skupnya masih Asia Timur. Asia Timur itu Jepang, Hongkong, Singapura, Brunei, Indonesia, Malaysia," sebutnya.

Video yang diunggah oleh pemilik akun @HajisulamChannel tertanggal 11 Oktober 2013 itu sudah diputar lebih dari 150.000 kali, dan memunculkan ratusan komentar yang mayoritas mengolok-olok Syahrini. (tabloidbintang.com)
40 tahun yang lalu, ada gadis bernama Siti. Nama panjangnya Marsiti. Satu kata saja. Menurutnya, dia rupawan. Dan itu memang benar. Dia kembang desa. Banyak orang terpesona dengan wajahnya yang cantik jelita. Usianya 15 tahun. Dia baru lulus dari SMP. Tidak banyak anak bisa sekolah seperti dia, apalagi untuk anak gadis. Kebanyakan gadis di kampungnya lulus dari SD bahkan belum lulus SD sudah menikah. Memangnya mau apa kalau tidak menikah? Sekolah, tidak. Bekerja pun tidak. Paling membantu Ibu memasak di dapur atau ngerangsum – mengirim makanan – Bapak ke sawah. Jadi menikah usia muda di waktu 40 tahun yang lalu adalah pilihan utama. Meringankan beban orang tua dengan mengabdikan diri menjadi isteri sholihah.

Tapi tidak dengan pemikiran Siti. Darah Kartini mengalir dalam nadinya. Dia ingin sekolah setinggi-tingginya. Bercita-cita mulia untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Menjadi seorang guru adalah tujuannya. Namun dia merasa jalannya tidak mudah. Karena malam itu, keluarganya kedatangan seorang tamu.

“Kalau saya setuju-setuju saja, Pak.” Bapaknya mengangguk mendengar jawaban Ibunya.
“Jadi bisa langsung diresmikan nggeh, Bu? Nanti saya datang lagi untuk melamar.” Tegas lelaki yang duduk di hadapan Bapak dan Ibunya.

Siti mencuri dengar pembicaraan dari lubang kunci pintu kamarnya. Dilihatnya orang yang menjadi tamu penting Bapak Ibunya. Rambut putih telah tumbuh di kepala. Beberapa kumisnya pun telah memutih. Pakaiannya rapi. Jam tangan bertengger di tangan kiri. Mobil sedan merah dengan seorang supir yang mengantarnya singgah di rumah Siti. Siti menyimpulkan dia orang kaya raya. Penampilannya tidak seperti lelaki desa pada umumnya. Namun tetaplah Siti tidak terima jika lelaki seperti itu yang Ibu dan Bapaknya pilihkan sebagai suami. Dia terlalu tua. Siti kecewa. Sangat kecewa. Siti tak habis pikir, betapa tega Bapak dan Ibunya menjual dirinya hanya demi harta.

Sudah saatnya siswa SPG (Sekolah Pendidikan Guru) mulai masuk sekolah. Letak sekolahnya di kota. Siti lulus tes masuk di sekolah negeri itu. Namun Siti tidak beranjak satu langkah pun dari kampungnya. Bapak dan Ibunya tidak mengizinkan Siti melanjutkan sekolah sesuai keinginan Siti. Dia hanya di rumah menganggur. Kabar yang sampai di telinga Siti, dia telah dilamar oleh seseorang tanpa sepengetahuannya. Dia telah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah. Tentu saja Siti berontak. Dia tak mau menikah dengan siapapun pada waktu itu. Dia ingin mengejar cita-citanya.

“Aku akan merantau ke Jakarta. Aku cantik. Pasti banyak orang yang mau mengangkatku menjadi anak. Kalau tidak, aku akan bekerja sebagai pembantu atau apapun. Cari uang untuk bisa sekolah.” Demikian kata yang selalu Siti ucapkan kepada setiap orang yang dia jumpai.

Mulai dari tetangga sebelah rumah, ibu-ibu arisan, orang matun – menanam padi -, pegawai kecamatan rekan kerja Bapaknya Siti, sampai mlijo – penjaja sayur – yang biasa lewat depan rumah, mengetahui cerita malang Siti. Siti yang ditunangkan dengan seseorang yang tidak dia suka dan Siti yang berniat untuk kabur dari rumah.

Sudah jauh-jauh hari sebelumnya Siti berencana mengendap-ngendap di kegelapan malam dan pergi entah kemana kakinya akan melangkah. Beberapa hari Siti mengumpulkan kenekatan dalam dirinya. Dan dia telah siap. Baju dan kebutuhan lain telah dia masukkan ke dalam tas sekolah. Satu jam lagi. Dia menunggu jarum jam pendek berhenti pas di angka 10 dan jarum jam panjang mendekati 12. Di jam itu biasanya lampu sudah dipadamkan dan penghuni rumah terlelap dalam tidur.

09.30 pm
“Siti…” Panggil Bapaknya
“Aduh.” Gumam Siti lirih. Spontan telapak tangan Siti memukul kepalanya sendiri mendengar seruan itu.
“Sini, Nak…” Bapaknya mengulang panggilannya karena tidak mendengar respon apapun dari Siti.
‘Apa ketahuan yah..’ pikir Siti. Siti bukanlah anak yang biasa mengabaikan perkataan Bapaknya. Diletakkan tas berat yang sedari tadi ditentengnya. Lalu dia mendatangi sumber suara itu.
“Iya, Pak…” Siti melihat kedua orang tuanya duduk bersebelahan.
“Duduklah!” Perintah Bapaknya.

Siti duduk sambil menggenggam erat jemarinya. Dia panik. Dia didudukkan seperti ini berarti akan diinterogasi dan dihakimi. Siti takut orang tuanya akan sangat marah. Lebih parah lagi kalau Siti diusir sebelum sempat dia kabur dari rumah. Tentu akan beda kesannya, jika dia pergi dari rumah dengan alasan kabur atau diusir.

“Besok Siti sudah bisa melanjutkan sekolah.” Kata-kata Bapaknya membuat Siti kaget dan langsung mendongakkan kepala.
“Kenapa-tiba-tiba-Bapak…” Siti berkata terbata-bata.
“Siti.. Harimau saja tidak memakan anaknya sendiri, apalagi Bapak dan Ibu. Mana mungkin Bapak mengorbankan kebahagiaan Siti hanya untuk kesenangan Bapak atau Ibu. Kalau Siti tidak setuju dengan perjodohan itu, tak apa, Bapak tidak memaksa. Bapak sudah mengurus semua keperluan sekolah Siti. Belajarlah yang rajin, raih cita-citamu, Nak..” Dengan berwibawa Bapaknya menyampaikan maksudnya tanpa ada garis kemarahan sedikit pun di wajah. Berbeda 180 derajat dari perkiraan Siti.

Sore hari itu Siti membersihkan rumah. Sudut ruangan, kolong meja. kolong kasur, tak ada debu yang terlewat dari sapuan Siti. Tak lupa, Siti pun membereskan meja kerja Bapaknya. Siti amankan dokumen-dokumen penting ke dalam laci agar tidak hilang atau tertiup angin. Sampai mata Siti tiba di kertas putih yang digulung dan diikat dengan sehelai pita merah. Penasaran, Siti membukanya.

… Mohon maaf, mengenai perjodohan, saya dengar anak Bapak tidak setuju. Saya bermaksud membatalkannya. Mungkin belum berjodoh. Saya tidak mau menghidupkan Siti Nurbaya ke dunia lagi…

Begitulah sepenggal kata yang terekam dalam ingatan Siti sampai sekarang. Surat itu tertanggal 3 hari sebelum Bapaknya mengizinkan Siti sekolah lagi. Pastilah itu dari pak tua yang pernah datang melamar Siti.

Selanjutnya, hari-hari Siti jalani tanpa ada kata perjodohan. Setelah menuntaskan pendidikannya, Siti ditugaskan mengajar SMA di daerah terpencil. Jauh dari rumah dan sanak saudara. Hidup dalam kesederhanaan dan apa adanya.

Siti merasa ini hanya kebetulan semata, namun sebenarnya kitab takdir telah mencatat sebelum Siti terlahir ke dunia. Disana Siti mengenal polisi tampan yang senasib dengannya. Panggilannya Pak Sugi. Nama panjangnya Sugiantoro. Satu kata saja. Dia dinas di daerah terpencil itu juga. Jauh dari rumah dan sanak saudara. Hidup dalam kesederhanaan dan apa adanya. Disanalah, di desa yang lebih desa dari desanya Siti, di kampung yang lebih kampung dari kampungnya Siti, takdir cinta mengikat hati keduanya.

Betapa terkejutnya Siti menjumpai lagi lelaki yang dulu dia panggil dengan sebutan pak tua. Dia orang yang dulu pernah Siti tolak lamarannya. Ternyata dulu pak tua melamar Siti untuk anaknya yang masih menjalani pendidikan kepolisian, dia adalah Sugi. Pak tua itu kini menjadi mertua. Yah, kitab yang mengatur perjodohan telah mengatur semuanya. Entah melalui perjodohan atau perkenalan, bagaimanapun jalannya, takdir telah menulis Sugi sebagai jodoh Siti dan melancarkan prosesnya hingga ke pelaminan. Mereka pun hidup bahagia hingga sekarang…

—

Aku duduk tertunduk sambil meremas jemariku. Bukan panik karena akan dimarahi, tapi mungkin karena grogi. Keluargaku kedatangan tamu. Tamu itu kini menunggu keputusanku. Aku mendongakkan kepala dan mengangguk malu, menandakan bahwa ‘iya’ adalah jawabanku.

Pendidikan kedokteranku telah selesai. Mereka berjanji mendukung dan mengizinkanku melanjutkan tugas pengabdian. Aku bukan anak kecil lagi. Melaui istikharah kuminta petunjuk dan kemantapan hati kepada Sang Pengasih. Kisah Siti yang diceritakan oleh Mama semalam juga memberiku sedikit pencerahan. Tak ada salahnya jika aku menerima perjodohan.

Kulirik Siti dan Sugi yang kini menjadi Mama dan Papaku. Mereka tersenyum. Kulihat lelaki di hadapanku yang hari ini pertama kalinya kita bertatap muka. Dia juga tersenyum. Dan rasanya aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama. Kulirik pasutri bakal mertuaku. Semuanya tersenyum. Aku bukan Siti Nurbaya yang hidup lagi. Lain. Ini adalah cerita perjodohan yang berakhir bahagia..

THE END

Cerpen dengan judul Siti Nurbaya Hidup Lagi ini dikutip dari cerpenmu.com. Cerpen ini merupakan karangan: Miga Imaniyati. Facebook : Miga Imaniyati
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!