Tampilkan postingan dengan label berdansa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berdansa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Menolak Berdansa, Kemaluan Wanita Dicap Besi Panas (Gambar Ilustrasi)
Kita tentu sering melihat seorang pemilik peternakan memberi cap pada hewan peliharaannya agar mudah dikenali. Namun seorang pria di Arizona, Amerika, justru memberika cap seperti itu pada tubuh kekasihnya. Pria bernama Christopher Jackson (49) ini memberikan cap berupa inisial namanya pada kemaluan kekasihnya tersebut dengan menggunakan besi panas. Hal ini dilakukan oleh Jackson setelah sang kekasih menolak untuk diajak berdansa.

Dilansir dari ABC News, korban yang tidak disebutkan namanya tersebut mengaku pada bulan Mei silam ia dan Jackson pergi melihat sebuah pertandingan bisbol. Setelah melihat pertandingan tersebut, Jackson kemudian mengajaknya untuk berdansa namun ia menolak dengan alasan merasa terlalu lelah. Jackson kemudian diduga memberikan pada dirinya sehingga ia terlelap sementara Jackson dengan tenang bisa melakukan aksinya.

Saat wanita ini terbangun, ia merasakan sakit seperti terbakar disekitar kemaluannya. Ia kemudian sangat terkejut ketika melihat ada luka bakar berupa inisial CJ di kemaluannya. Meski mendapatkan tindak kekerasan dari Jackson, wanita ini tidak langsung melaporkan kekasihnya tersebut ke pihak kepolisian dengan alasan takut. Baru pada sekitar bulan Agustus lalu ia melaporkan kejadian ini.

Polisi kemudian segera menindak lanjuti laporan wanita tersebut dan berhasil menangkap Jackson sekitar sepekan yang lalu. Polisi juga telah menemukan alat pembuat cap dan obor yang diperkirakan digunakan oleh Jackson dalam melakukan aksinya. Ia didakwa telah melakukan penyerangan yang menyebabkan cedera fisik serius.

Menurut polisi, kepada korban Jackson mengaku melakukan perbuatan tersebut karena ia menganggap bahwa kemaluan korban adalah miliknya. Ia juga mengatakan kepada korban bahwa ia telah melakukan hal yang serupa kepada pacar-pacarnya yang sebelumnya. Namun pihak kepolisian sendiri masih meragukan pengakuan tersebut.

Seorang tetangganya mengaku tidak percaya Jackson melakukan hal tersebut. "Kejadian itu sedikit gila dan menakutkan. Saya sudah tinggal di sebelah rumahnya selama 12 tahun dan ia selalu tampak normal, ia pria yang tenang," kata  Brett Schneidt. Kelvin Stevens, tetangganya yang lain, mengaku tak yakin bahwa peristiwa yang menimpa sepasang kekasih tersebut benar-benar terjadi. Meski demikian, setelah mengenal Jackson cukup lama, dia merasa kejadian ini tidak terlalu membuatnya terkejut.

Sabtu, 26 Oktober 2013


Video Ayah Sekarat Sempatkan Berdansa Untuk Pernikahan Putrinya - Seorang ayah adalah cinta pertama dari anak perempuan mereka. Di saat menikah, banyak anak perempuan yang ingin sang ayah berada di sisinya. Meski tidak semua wanita mendapatkan kesempatan itu.

Rachel Wolf adalah seorang wanita berusia 25 tahun yang bermimpi bahwa suatu hari nanti saat ia menikah, ia akan berdansa dengan sang ayah. Namun sayang, sang ayah sepertinya tak punya banyak waktu untuk menunggu putrinya menikah. Dr. James Wolf, sang ayah, divonis terkena kanker dan waktunya diperkirakan kurang dari 3 bulan lagi untuk hidup.

Tak ingin kehilangan momen berharga dan manis bersama sang ayah, Rachel mengundang ayahnya untuk berdansa dengannya menggunakan setelan jas dan Rachel akan menggunakan gaun putih. Ironisnya, Rachel bahkan belum bertunangan. Dengan kata lain adegan dansa mempelai wanita dan sang ayah ini hanyalah pura-pura.

Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat Rachel dan ayahnya. Keduanya tetap menari di hari yang telah dipersiapkan itu dengan wajah yang penuh senyum namun juga mengharu biru. Rachel mengatakan bahwa ia ingin merekam momen dansa bersama ayahnya, sehingga ketika ia benar-benar menikah nanti, sang ayah akan terasa hadir di sana.


Dr. James Wolf mengidap kanker pankreas dan dikatakan bahwa dirinya tak lagi punya banyak waktu untuk menemani keluarga kecilnya. Oleh karena itu ia menyanggupi keinginan putrinya, "Ada banyak hal yang aku ingin alami bersama dengan putriku," kata Dr. James dengan penuh emosional. "Dan aku tak akan ada di sana," lanjutnya.

Seharusnya Dr James harus bedrest dan terbaring di rumah sakit dengan berbagai peralatan medis yang menancap di tubuhnya. Meski begitu, ia rela menggenapi permintaan sang putri yang juga masih sedih sekalipun sang ayah memenuhi janjinya.

Sang ayah menyambut putrinya yang cantik dengan menitikkan air matanya, "Hai Sayang, kau nampak cantik," ujar Dr. James. Rachel pun memeluknya dengan membisikkan pada sang ayah, "Aku menyayangimu, Yah.". Keduanya menari dengan anggun dan ceria, saling tersenyum seolah tak lagi peduli akan hari esok. Momen tersebut semakin menyentuh ketika keduanya berpelukan.


Meski bukan adegan pernikahan sungguhan, namun mereka yang menghadiri pernikahan itu bertepuk tangan atas kebahagiaan ayah dan anak itu. Beberapa di antaranya bahkan menitikkan air mata. Sementara Dr. James yang menari bersama puterinya mengatakan, "Aku selalu bersamamu. Okay? Ingat itu." Rachel pun memeluk sang ayah dan mengatakan lagi bahwa ia sangat menyayanginya.

Pelukan terhangat dari sang ayah itu menjadi pelukan yang tak akan dilupakan oleh Rachel, karena mungkin itu adalah pelukan terakhir dari sang ayah.

[ sumber ]

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!