Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

http://news.sky.com/sky-news/content/StaticFile/jpg/2009/Apr/Week3/15262088.jpg

Pohon cemara dengan tinggi 5 cm telah ditemukan di paru-paru seorang lelaki yang mengeluh rasa sakit yang kuat di dada dan batuk berdarah.
Pohon cemara dengan tinggi 5 cm telah ditemukan di paru-paru seorang lelaki yang mengeluh rasa sakit yang kuat di dada dan batuk berdarah.

Pasien 28 Tahun, Artyom Sidorkin, datang ke rumah sakit di kota Izhevsk di Rusia Tengah pekan lalu, seperti dilaporkan koran harian Komsomolskaya Pravda.

http://news.sky.com/sky-news/content/StaticFile/jpg/2009/Apr/Week3/15262088.jpg 
Artyom Sidorkin

Dokter meng x-ray dadanya dan ditemukan tumor di salah satu paru-paru pasien tersebut. Diperkirakan kanker, mereka kemudian membuat keputusan untuk melakukan biopsi, tetapi ketika mereka memotong jaringan, mereka kagum melihat jarum hijau yang di potong.

"Saya melihatnya tiga kali, dan saya pikir telah melihat sesuatu. Kemudian saya dipanggil asisten untuk melihat," ujar Vladimir Kamashev, dokter di Pusat Kanker Udmurtian. Lalu 5 cm cabang itu diangkat dari tubuh pasien.

"Mereka mengatakan padaku batuk darah itu bukan disebabkan oleh penyakit apa pun," ujar Sidorkin. "Itu adalah akar sebesar jarum yang menempel dan sangat menyakitkan. Tapi saya tidak pernah merasa seperti saya memiliki benda asing di dalam tubuhku."

http://1.bp.blogspot.com/_6--VDX-ciLY/TMlmGjZA7RI/AAAAAAAAADg/EbkKeSzc5_0/s1600/abc_fir_lung_090416_ssh.jpg

Dokter mengatakan, "Jelas 5 cm cabang terlalu besar untuk ditelan." Mereka mengatakan bahwa pasien mungkin telah menghirup serbuk pohon cemara kecil, yang kemudian mulai tumbuh di dalam tubuhnya.

Sementara itu, bagian dari paru-paru dengan sedikit pohon cemara dijaga untuk dipelajari lebih lanjut.

Sumber :
pakarbisnisonline.blogspot.com

Selasa, 17 Desember 2013

 Selama 12 tahun seorang gadis kecil tidak bisa menghentikan tawa. Bahkan, gadis asal China ini tidak bisa bicara. Ia harus menggunakan cara lain untuk berkomunikasi, yakni dengan cara terkikik.

Xu Pinghui (13), dikatakan oleh sang dokter, mulai tertawa sejak dia mengalami demam pada usia delapan bulan. Orangtuanya sekarang sedang putus asa karena belum menemukan cara menyembuhkannya.

Yang Longying, sang ibu, mengatakan, "Sejak itu dia tertawa tanpa bisa dikontrol." Ayahnya, Xu Weiming, menambahkan, "Kami sedih, melihat dia tertawa justru membuat kami lebih sedih dari pada bila dia menangis."

Namun, Pinghui sedikit mempunyai harapan setelah dokter mengatakan bahwa ada bagian otak depan yang rusak akibat demam. Mereka sekarang sedang memindai otak si kecil dengan CT scan dan berharap bisa menyelesaikan masalah yang bertahun-tahun menjadi misteri ini.

sumber : www.slowbos.com

 
Seorang perempuan dilaporkan hilang dalam tur ke Eslandia. Tanpa disadari, perempuan yang hilang itu justru bergabung dalam proses pencarian untuk dirinya. Bagaimana cerita lengkapnya?

Menurut Reykjavik Grapevine, seorang wanita yang digambarkan sebagai "Asia, tinggi 160 cm, mengenakan pakaian warna gelap dan berbicara bahasa Inggris dengan baik" dilaporkan hilang pada Sabtu dekat jurang vulkanik Eldgjá di Eslandia selatan.

Wanita tersebut dilaporkan turun dari bus tur dan tidak pernah kembali. Proses pencarian pun berjalan sepanjang akhir pekan. Ternyata perempuan itu hanya berganti pakaian saat bus berhenti untuk istirahat, dan saat ia kembali ke bus dengan baju baru, tidak ada satu pun penumpang bus yang mengenali dia.

Saat ada pengumuman orang hilang, si perempuan ini tidak merasa bahwa orang hilang yang dimaksud adalah dirinya. Maka ia pun bergabung membantu tim pencarian.

Sekitar 50 orang bergerak mencari di area tersebut dengan kendaraan dan berjalan kaki, helikopter pun siap membantu. Kemudian wanita itu tersadar bahwa mungkin dia adalah orang yang diduga hilang itu, lalu ia melaporkan diri ke polisi. Proses pencarian pun dihentikan pada Minggu pagi 


sumber : www.yahoo.co.id
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!